BIOCOMPACT Season 16
BIOCOMPACT
(Biology Competition and Application)
Season 16 merupakan sebuah kompetisi
Nasional yang berfokus pada bidang biologi, yang terdiri dari tiga cabang lomba
yakni KONBI (Kompetisi Nasional Biologi), LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah), dan
E-COMP (Essay Competition). Pada
cabang lomba KONBI dan LKTI dapat diikuti oleh Siswa SMA/Sederajat, sedangkan
untuk cabang lomba E-COMP dapat diikuti oleh Mahasiswa S1/Sederajat
se-Indonesia.
BIOCOMPACT
Season 16 diselenggarakan oleh
Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi dan Himpunan Mahasiswa ProdiBiologi
“Nanas Merah” Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri
Surabaya. Pada tahun ini, BIOCOMPACT mengangkat tema “Synergizing Continuing
Sustainable Biology and 21st Century Skills: Building a Generation with
Character, Citizenship, Critical Thinking, Creativity, Collaboration,and
Communication to Realize the 2030 SDGs”. Sesuai dengan tema
tersebut, penyelenggara mengharapkan seluruh peserta dari BIOCOMPACT Season 16 dapat menjadi generasi muda
yang tidak hanya terampil secara akademis, tetapi juga memiliki karakter dan
kesadaran sosial yang tinggi.
Serangkaian acara BIOCOMPACT Season 16 dilaksanakan pada tanggal 1 Juni 2025 sampai dengan 26 Oktober 2025, yang dimulai dari pendaftaran peserta, hingga tahap penyisihan, semifinal, final, dan grand final, yang dilaksanakan secara online dan offline. Pada tahap semifinal, final dan grand final KONBI serta final LKTI dan final E-COMP dilaksanakan secara offline bertempatkan di Gedung C14 Biologi FMIPA Unesa dan di Auditorium D1 FMIPA Unesa.
Para
juara dari BIOCOMPACT Season 16
berkesempatan untuk mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan serta piala
pemenang. Peserta yang memperoleh Juara 1 pada cabang lomba KONBI dan LKTI
berkesempatan membawa Piala Bergilir Gubernur, sedangakan Peserta yang
memperoleh Juara 2 pada cabang lomba KONBI dan LKTI berkesempatan membawa Piala
Bergilir Rektorat. Selain itu, seluruh peserta dari ketiga cabang lomba
berkesempatan mendapatkan sertifikat tingkat Nasional yang dapat digunakan
untuk kepentingan yang berhubungan dengan akademik.
Peserta
yang memenangkan Kompetisi Nasional Biologi (KONBI) yaitu Aisha Briliana Mukhbita
dari MAN 2 Kota Malang sebagai juara 1 KONBI, Arif Okta Dwi Ramadhan dari SMAN
1 Ponorogo sebagai juara 2 KONBI, Fara Nailah dari SMA Trensains Tebuireng
sebagai juara 3 KONBI, Clement Womokusuma dari SMAK St. Albertus Malang sebagai
juara harapan 1, dan Daffa Dzaki Athallah dari MAN 2 Kota Malang sebagai juara
harapan 2.
Adapula peserta yang
memenangkan cabang lomba LKTI dengan 5 tim yang lolos pada babak final yaitu
peraih juara 1 yang beranggotakan Siti Aisyah, Safira Aulia Priadi, Suryo
Wibisono dari SMK Farmasi Surabaya, juara 2 diraih oleh tim beranggotakan Anindya Cailah Labibah Setyawan,
Arifa Aurelia, Resta Setya Nikita dari MAN 1 Mojokerto, juara 3 diraih oleh tim
beranggotakan Ahyudha Dwi Nur Fadjar
Agustin dan Raisyatul Adzkiya Ramadhani dari SMAN 1 Tuban, Best Paper diraih
oleh tim beranggotakan Aura Fitri Alfiatun Khasanah, Uswatun Hasanah, Deandra
Raihana Maulidya dari SMA Hidayatus Salam Gresik, dan Best Presentation diraih
oleh tim beranggotakan Khansa Amira Khatulistiwa, Niswah An Nadia Hery Putri,
Kirana Aulia Salsabila Putri dari SMAS Al Fattah Sidoarjo.
Pemenang dari cabang
lomba E-COMP yaitu juara 1 diraih oleh tim yang beranggotakan Muhammad Davi Fadhila dan Keisya
Aulia Zaskia dari Universitas Brawijaya, juara 2 diraih oleh tim yang
beranggotakan Brillianita Ayu Sholichah dan Jasmine TriWuryanti dari Akademi
Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta, juara 3 diraih oleh
peserta atas nama Nia Kurniawati dari Universitas Negeri Surabaya, Best
Poster diraih oleh tim yang beranggotakan Sang Ayu Kompiyang Istri Ayoni,
Ni Komang Arvina Ragita Cahya, Ayu Dwi Masya Miarti Prameswari dari Politeknik
Kesehatan Kemenkes Denpasar, dan Best Presentation diraih oleh peserta
atas nama Ariel RendraPratama dari Universitas Negeri Surabaya.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan
semangat belajar generasi muda serta dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam
berpikir kritis dan inovatif untuk memecahkan berbagai permasalahan yang
disajikan dan dapat
memadukannya dengan ilmu biologi, sebagai contoh permasalahan yang akan terjadi di
beberapa tahun mendatang. menciptakan generasi muda yang memiliki kualitas
yang unggul untuk persiapan SDGs 2030.